Bisnis

Ternak Ayam Kampung Modal Kecil Untung Besar

Ternak Ayam Kampung Modal Kecil Untung Besar

Ternak Ayam Kampung. Peluang Usaha Rumahan yang satu ini demikian menjanjikan untuk ditangani. Ditambah lagi ketertarikan beli beberapa orang terlebih di Jakarta akan daging ayam kampung jadi satu di antara tolak ukur demikian terbuka lebarnya peluang usaha yang satu ini. Pada th. 2015, di Jakarta diperkirakan kepentingan akan ayam kampung sekitaran sekitaran 200 ribu ekor. Tengah suplai ayam kampung yang dapat didistribusikan hanya sekitaran 35 ribu ekor. Saksikan fakta yang berjalan ini, jadi tetap masih terbuka lebar peluang usaha beternak ayam kampung.

Satu di antara bentuk usaha yang layak jadi percontohan yakni ternak ayam kampung di desa Tenjolaya, Sukabumi, Jawa Barat. Di tempat ini ada ternak rakyat ayam kampung di bawah tuntunan Bapak Ade M. Zulkarnaen. Bapak Ade telah tingkatkan alur ternak ayam kampung dengan intensif mulai dari th. 2004. Dan saat ini, tidak tanggung-tanggung. Bapak Ade dapat menjangkau omset 450 juta dalam sebulan.

Gambar Ayam
Alasan Mengapa Usaha Ternak Ayam Kampung Cukup Menjanjikan.

Hasrat pasar cukup tinggi.
Pemasok tetap masih demikian rendah.
Harga tinggi dan stabil.
Perawatan yang mudah.

Menurut Bapak Ade yang cukup mempunyai pengalaman dalam hal ternak ayam kampung menyebutkan bila, ternak ayam kampung yakni satu di antara ternak yang selalu untung dari th. ke th.. Seperti penilaian Bapak Ade, harga ayam kampung yang selalu lebih mahal dari ayam yang beda serta kestabilan harga jadi tolak ukur mengapa beternak ayam kampung jauh dari kerugian. Dengan kenaikan harga 15% pertahun jadi support sendiri untuk sebagian peternak pemula.

Bapak Ade menyebutkan bila Peternak yakni pengendali harga. Apabila umumnya harga diputuskan oleh penjual, khusus untuk ayam kampung harga diputuskan oleh sebagian peternak sendiri. Sampai kestabilan harga akan selalu terjamin. Dan peternak akan lepas dari kerugian saat musim panen tiba.

Nyaris tidak ada problem dalam beternak ayam kampung. Namun yang perlu diwaspadai yakni ada musim penyakit (Geringan : jawa) untuk semuanya tipe unggas. Sampai, saat musim penyakit begini, jadi mengkonsumsi vitamin ternak akan berlipat. Perawatan juga lebih ketat dan jeli.