Bisnis

Sistem Payroll di Indonesia

Sistem Payroll di Indonesia

Payroll atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia mempunyai arti ‘daftar gaji’ adalah sebuah sistem administrasi penggajian yang dilakukan oleh badan usaha. Payroll system harus dikelola secara rutin dengan baik dan benar apalagi jika jumlah karyawan pada suatu perusahaan tersebut sudah tergolong cukup banyak.

Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai sistem administrasi gaji di Indonesia, tentunya anda harus memahami hak-hak mengenai karyawan di Indonesia, diantaranya

  1. Karyawan mempunyai waktu kerja 8 jam perhari atau 40 jam setiap minggu nya.
  2. Karyawan harus menerima UMR (upah minimum regional) yang diatur oleh pemerintah pada setiap daerah nya
  3. Karyawan diwajibkan menerima Jamsostek (BPJS Ketenagakerjaan), didalamnye termasuk asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, tunjangan pensiun.
  4. Karyawan diwajibkan menerima BPJS kesehatan
  5. Karyawan menerima cuti dalam kriteria cuti hamil, cuti sakit, cuti pribadi, dan lain-lain sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  6. Karyawan diharuskan mendapat tunjangan hari raya (THR) dengan jumlah disesuaikan dengan peraturan yang berlaku
  7. Karyawan wajib menerima upah tambahan ketika lembur sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hal yang Penting dalam Sistem Payroll

Sistem Payroll di Indonesia
Sistem Payroll di Indonesia

Salah satu hal yang sangat penting dan bisa dilupakan oleh perusahaan adalah pajak Indonesia. Tentunya perusahaan mempunyai kewajiban untuk selalu membayar dan melaporkan pajak karyawan per bulann/tahun nya. Misalnya, pajak penghasilan perorangan atau individu, disebut juga sebagai pajak pph 21 harus dibayar oleh perusahaan dengan waktu jatuh tempo yang telah diatur oleh pemerintah. Tentunya melakukan perhitungan pajak penghasilan tidak semudah membalikan kedua telapak tangan, diperlukan administrator yang sudah ahli dalam bidang perpajakan. Setidaknya, seorang administrator harus mengerti dalam menggunakan aplikasi pph 21 atau aplikasi perhitungan pajak lainnya.

Selain pajak penghasilan/individu, terdapat juga pajak penghasilan badan atau pph 25 yang harus dibayar oleh perusahaan dengan jangka waktu yang juga diatur oleh pemerintah Indonesia. Jika pelaporan dan pembayaran kedua pajak wajib diatas terlambat, tentunya perusahaan akan rugi sendiri karena ia akan diberikan sanksi dan denda atas keterlambatannya membayar pajak.

Sekarang ini, berbagai aplikasi hrd (Human Resource Department) sudah dengan mudah dipasang pada sistem manajemen karyawan, misalnya software pembukuan, software perpajakan, software yang otomatis menghitung absensi, dan lain-lain. Namun tentunya software tersebut bergantung pada orang yang menjalankannya, setidaknya setiap perusahaan harusnya melakukan pelatihan terlebih dahulu agar para administratornya bisa menggunakan software tersebut.

Jika perusahaannya masih dalam lingkup perusahaan yang kecil dan jumlah karyawannya tidak begitu banyak, sistem payroll nya mungkin tidak akan serumit di perusahaan besar. Selalu ingat untuk melakukan pengecekkan ulang mengenai laporan administrasi gaji yang dikeluarkan, karena jika sampai terjadi kesalahan, hal tersebut akan membuat ketegangan antar karyawan.