Bisnis

Fungsi dan Tugas Manajer Keuangan Terlengkap

Gambar Manajer Keuangan

jurnalmanajemen.com – Salah satu ilmu manajemen terapan adalah Manajemen Keuangan sedangkan pelaksana manajemennya adalah manajer keuangan. Pertanyaannya adalah “apa tugas dari manajer keuangan?” atau “apa saja fungsi manajer keuangan ?”

Gambar Manajer Keuangan
Gambar Manajer Keuangan

 

Fungsi Pokok Manajer Keuangan

Menurut buku Manajemen Keuangan yang ditulis oleh Drs. P. Purba, terdapat tiga fungsi pokok seorang manajer yang berada di bidang keuangan. 3 fungsi manajer keuangan adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan analisa dan menyusun rencana terhadap keuangan suatu perusahaan.
  2. Mengatur segala struktur aset perusahaan
  3. Mengatus struktur finansial dan modal yang dikelola dan dimiliki oleh perusahaan

 

Tugas Manajer Keuangan

Pada pelaksanaan fungsi manajemen, manajer keuangan melakukan analisis dan merencanakan keuangan perusahaan. Kegiatan yang dilakukan seperti :

  1. Mengolah data keuangan perusahaan menjadi bentuk yang lebih mudah dipahami dalam mengontrol posisi keuangan.
  2. Menyusun rencana belanja yang akan digunakan pada periode mendatang.
  3. Mengevaluasi keperluan dalam rangka mengembangkan kapasitas produksi
  4. Memutuskan jumlah anggaran yang perlu diadakan untuk keperluan perusahaan.

 

 

Fungsi Pokok dalam Pengelolaan Struktur Kekayaan

Ada tiga hal pokok bagi manajer keuangan untuk mengatur aset perusahaan. Tiga hal tersebut adalah :

  1. Memutuskan jumlah anggaran yang harus ditanam di aktiva lancar dan tetap.
  2. Menetapkan besaran yang terbaik dari tiap elemen aktiva lancar seperti kas, surat berharga dll.
  3. Menetapkan aktiva tetap dan menimbang apakah diperlukan pergantian dikarenakan oleh waktu atau sudah tidak menghasilkan atau tidak ekonomis.

 

Fungsi Pokok dalam Mengelola Struktur Finansial

Pada pengelolaan finansial perusahaan, manajer keuangan memiliki dua fungsi pokok yaitu :

  1. Menyusun kombinasi yang optimal antara anggaran belanja jangka pendek dan pembelanjaan tetap.
  2. Menetapkan jumlah optimal diantara tiap elemen dari sumber belanja yaitu hutang jangka pendek dan panjang serta modal sendiri.